MAU DIBAWA KEMANA AMBALAN WH???!!

apra whSudah 2 minggu nih adik-adik pramuka di wh disibukkan dengan persiapan persami Malam Ambalan yang pertama. Mereka bukan hanya sibuk untuk persiapan kegiatn Pramuka saja , tapi tidak lupa belajar, karena minggu-minggu nih bertepatan dengan agenda sekolah yaitu Uts semester ganjil.

Banyak konsep malam ambalan yang sudah dipersiapkan, inovatif  itu jelas dan sudah seharusnya, karena sebagai anggota pramuka harus mengikuti perkembangan jaman, kalianlah sang juru pengendali dunia nantinya dan diri sendiri.

Kegiatan yang akan digeber tgl 24 – 25 ini mengambil tema ” SATU HATI, SATU RASA UNTUK AMBALAN TERCINTA”. Bukan tanpa maksud dan tujuan yang jelas mengambil tema itu, karena kita memandang bahwa pramuka ini sudah lama berdiri, sudah lama berkarya dan mewarnai berjuta kehidupan suasana pramuka yang ada, hingga sampai pada pertanyaan MAU DIBAWA KEMANA AMBALAN WH???!!. Saya sendiri ingin mencari terus dan mengurangi kelemahan yang ada pada saat ini, khusunya terus dan terus memberikan motivasi buat adik-adik.

Sempat saya sharing dan banyak belajar di luar alumni wh, karena bagi saya saat ini alumni wh tidak bisa memberikan kontribusi yang baik buat pramukannya, malah bisanya cari pacar dari adik kelasnya sendiri, bikin resek agar diakui dan debat tapi ngk bisa kasih solusi. Hai para alumni……. sadarlah banyak adikk-adik kamu yang membutuhkan ide dan apresiasi mu!!!. Saya sempat iri dan bertanya dalam hati KOK BISA YA!!!, dalam artian kenapa ambalan yang baru berdiri saja bisa memberikan kntribusi yang positif tapi kita……….?????. Bukannya mengeluh dan berpikir yang negatif tapi setidaknya kita berjuang bersama-sama mewujudkan semua ini menjadi indah walupun menjadi tak sempurna. Indah karena ada nilai kekeluargaan tercipta, ada nilai saling memiliki yang ada, ada suasana saling berbagi dan saling menjaga diri.

Banyak adik-adik yang sms ada yang berpikir negatif lah dan ada juga yang positif juga, ya itulah yang mungkin saya rasakan waktu seperti mereka, sudah ngk diarahkan ama senior tapi kalau buat kesalahan sedikit saja dimarahin, tanpa memberi arahan. Sampai kapan bung ” MEMBUDAYA KAYAK GINI???!.  adik-adik kita capek butuh motivasi dan tentunya inspirasi dari cerita kakak-kakaknya tapi nyata sekarang…………..

Proposal yang hari ini di ACC, tanggal 22 oktober 2009 bukan hanya suatu pekerjaan yang mudah kalau menurut saya pribadi,  ada yang berjuang semaleman mengerjakan, ada juga yang rela bangun pagi-pagi melanjutkan setelah di ombang-ambingkan beberapa pihak dan sempat mereka bilang “AKU NYERAH AJA KAK”.

Kita mungkin yang jadi alumni sudah sibuk kerja, kuliah dan yang lainnya, ya saya pun sangat-sangat memakluminya, tapi tidakkah kakak-kakak mengetahui, saya banyak berharap dengan pramuka wh dan adik-adik kita, setidaknya kita memberikan dukungan. Entah ide, sumbangan dana atau apresiasi pada mereka, mungkin kita kasih mereka penghargaan. Semua itu dilakukan hanya ingin memunculkan satu kata yang di idam-idamkan dan dinanti semua orang yaitu “PERUBAHAN!!!”.

Banyak orang memandang dan meremehkan Pramuka WH, semua itu tantangan meskipun saya tidak tau ujungnya, hanya terus berjuang dan berharap karena semangat adik-adik pramuka wh membuat saya yakin akan semu PERUBAHAN, meskipun nantinya saya harus pergi ddan berjuang demi kehidupan saya sendiri.

scout wh

Mari Sharing dan bertukar ide, untuk sebuah perubahan, untuk Pramuka WH dan adik-adik kita!!!!

Tak kan berhenti  berharap dan berjuang demi terwujudnya REVITALISASI SCOUT WH 2011.

Ternyata……. hidup itu sederhana.

Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah,

dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.

—- 000 —–

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda.

Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb.

Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap.

Murid-murid lain menertawakan perbuatannya.

Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.

—- 000 —–

Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.”

Ibu menjawab: “Mengapa?”

Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah. ”

Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.

—- 000 —–

Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.

Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.”

Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.”

Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.

—- 000 —–

Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya:

“Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?”

Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”

Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”

Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.”

Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat:

“Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana.”

Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya

setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.

—- 000 —–

Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan:

“Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”

Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”

Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan”

dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.

Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

—- 000 —–

Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir,

semua berjalan dengan berat, sangat menderita,

hanya satu orang yang berjalan dengan gembira.

Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”

Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”

Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki

secukupnya saja.

* You are what you think about. Beware of your mind.

sumber

- peace & love -

Kisah Anne dan prinsip hidupnya

Ada pasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mempunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI, karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.

Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka. Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki2 dan perempuan. Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi. Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya.
Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki2nya. “Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak”, kata sang ibu di sela tangisannya. Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut,dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan.

Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah. Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian.

Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain ? Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. Pada mulanya, mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri

kata Hati tuk Kekasih

Aku ingin merangkai kata – kata indah tuk seorang kekasih

Merangkai mimpi – mimpi bersamanya

Menanti sang malam yang dingin duduk disampingnya

Melihat bulan purnama didesiran ombak

di pasir laut yang indah

Ku kan berlayar bersamamu walau ombak besar menghalang

kita kan berlayar dalam setiap genggaman malaikat – malaikat cinta

Di temani Lumba – lumba yang berlari kesana kemari tersenyum tuk kita

Bintang – bintang malam kan selalu indah tuk kita berdua

Ku ingin kau tahu dalam setiap gengaman tanganmu…

Tersirat ketulusan cintamu tuk ku

Tertulis CINTA dalam hatimu

Terucap janji tuk selalu SETIA

Dan selalu menjaga dalam setiap derita yang ada

Walau saat nih kau jauh untukku

Ku kan selalu setia ada disampingmu

Pit Stop Kehidupan

Sekali-kali simaklah pertunjukkan balap mobil Formula Satu di televisi. Semua pembalap berlomba memenangkan pertandingan, memacu mobilnya dengan kencang. Ternyata, hal terpenting dalam strategi untuk memenangkan perlombaan adalah Pit-Stop (berhenti sejenak). Tak seorang pembalap, betapapun kencangnya mereka melaju, bisa memenangi lomba tanpa mengambil sekali Pit-Stop.

Dalam Pit-Stop, para pembalap melakukan penyegaran, menerima arahan, melakukan perbaikan mesin, mengisi tangki bensin, mengganti ban, dan berangkat lagi dalam keadaan segar dan semangat baru. Lomba Formula Satu adalah soal adu kecepatan dan strategi. Dan kemenangan sering ditentukan oleh soal penentuan waktu serta manajemen Pit-Stop itu.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, Pit-Stop dapat mewujud dalam berbagai bentuk. Mengikuti pelatihan atau pencerahan. Membaca buku yang mencerahkan. Shalat lima waktu bagi yang beragama islam. Berdoa dengan penuh sungguh-sungguh. Istirahat makan siang. Melakukan obrolan dengan sahabat. Bercengkerama dengan anak dan istri. Pit-Stop membantu kita dalam meraih kehidupan yang utuh.

Banyak orang yang kelihatannya terlalu sibuk. Mereka bekerja begitu keras untuk meraih kesuksesan hidup. Namun yang terjadi, banyak diantara mereka bagai kelelawar yang terbang di siang hari. Begitu banyak sinar matahari namun justeru sang kelalawar tak mampu melihat.

Mereka yang terlalu sibuk tak mampu melihat kehebatan dan polah tingkah lucu buah hatinya. Mereka tak tahu betapa dalam cinta dan perhatian pendamping hidupnya kepada mereka. Mereka tak menyadari begitu banyak inspirasi kehidupan baru yang berada di sekitarnya. Bahkan terkadang mereka tak menyadari dan tak tahu siapa dirinya. Mereka begitu sibuk, namun justeru tak mampu memahami apa makna hidup yang sesungguhnya.

Bila kita terlalu sibuk, kita akan lupa untuk menikmati hidup. Kita banyak melakukan kegiatan namun kita lupa apa yang kita lakukan dan untuk apa kita melakukannya. Kita hanya melakukannya, tapi tanpa hati. Kita hanya melakukannya, tapi tanpa visi. Kita hanya melakukannya, tapi tanpa jiwa. Walau kita sibuk namun hidup kita kering dan gersang.

Saatnya kita melakukan Pit-Stop. Renungkanlah untuk apa kita hidup? Mau kemana setelah kehidupan? Sudah berapa lama anda menikah? Dan hal terbaik apa yang pernah anda berikan kepada pasangan hidup anda? Andai satu bulan anda selalu mempersembahkan satu hal yang terbaik buat pasangan hidup anda, saya yakin sang pendamping akan semakin menyayangi anda.

Luangkanlah waktu sejenak (Pit-Stop) untuk mendengarkan celoteh dan cerita anak kita dengan penuh perhatian. Antarkan dan dampingi mereka ke tempat yang mereka amat senangi. Bermainlah petak umpet bersama mereka. Berperilakulah seolah-olah kita adalah teman sepermainan buah hati kita.

Kunjungilah orang tua anda. Berceritalah tentang pengalaman membahagiakan bersama mereka. Tanyalah masa kanak-kanak kita yang membuat mereka bahagia. Minta izinlah untuk tidur dipangkuannya. Mohonlah agar tangannya yang telah keriput membelai dan mengusap wajah anda. Ciumilah tangan yang dulu pernah memandikan dan menggendong anda.

Begitu pula kunjungilah sahabat-sahabat anda, guru sekolah maupun guru kehidupan anda. Kunjungi pula orang-orang yang berjasa dalam hidup anda. Kunjungi tetangga anda, Dan jangan lupa, kunjungi dan tengoklah rumah ibadah yang juga merindukan kehadiran anda.

Lakukanlah Pit-Stop, maka hidup anda akan semakin bermakna. Keberadaan anda dirindukan orang-orang di sekitar anda. Pit-Stop menjadikan hidup kita lebih hidup.

sumber : jamil.niriah.com

DPR AJUKAN RUU GERAKAN PRAMUKA, SEBAGAI HAK INISIATIF DEWAN

Jakarta (29/5) – DPR berencana menggunakan hak inisiatifnya untuk menyelesaikan Rancangan Undang-Undang tentang Gerakan Pramuka. “Hari Senin draftnya kami masukkan ke Badan Legislatif DPR,” kata Drs. H. Balkan Kaplale, anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Demokrat. Janji Balkan itu disampaikan dalam Lokakarya Rancangan Undang-Undang Tentang Gerakan Pramuka di Kompleks Lembaga Pendidikan Nasional Gerakan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.

Lokakarya ini diselenggarakan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada Jumat (29/5) yang dihadiri pimpinan dan anggota Komisi X DPR. Antara lain Irwan Prayitno (ketua komisi dari Partai Keadilan Sejahtera), Cyprianus Aoer, Bertha Saragih, Yusuf Supendi, Muchotob Hamzah, dan Dedi Sutomo. Komisi ini membidangi masalah pendidikan, generasi muda dan olah raga. Ikut juga menjadi peserta lokakarya utusan Koordinator Wilayah Kwartir Daerah seluruh Indonesia.

Kwartir Nasional sendiri sejak dua tahun lalu menyiapkan rancangan undang-undang (RUU) itu. Setelah mengadakan pengkajian dan serangkaian pembahasan melibatkan para ahli dan konsultasi dengan Kementrian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Departemen Pendidikan Nasional, Kementrian Negara Pemuda dan Olah Raga serta instansi lainnya, telah tersusun naskah akademik RUU tentang Gerakan Pramuka.

Pada lokakarya hari ini (Jumat, 29 Mei), Kwarnas Gerakan Pramuka mengundang anggota Komisi X DPR untuk memberi masukan. Irwan Prayitno menjelaskan Komisi X telah membentuk Tim Kerja Kajian Urgensi RUU tentang Gerakan Pramuka pada 22 April 2009. Tim ini telah bertemu dengan tim ahli Kwarnas untuk menyempurnakan draft awal naskah akademik. “Tim Kerja akan bekerja secara maksimal dan berupaya optimal untuk menghasilkan draft naskah akademik dan RUU yang sempurna,” kata Irwan Prayitno yang aktif di Gerakan Pramuka sejak Siaga hingga Penegak di Sumatera Barat.

Menurut Irwan, secara realita Gerakan Pramuka tidak hanya terbatas pada pendidikan nonformal saja, tetapi pendidikan informal dan pendidikan ekstra kurikuler. Penempatan Gerakan Pramuka pada pendidikan nonformal, kata Irwan, menjadikan organisasi atau institusinya menjadi jelas dalam rangka koordinasi dengan lembaga lain, termasuk dalam hal pengelolaan pendanaan.

Sementara pada sisi informal karena anggota Gerakan Pramuka meliputi lintas generasi dari dari usia pendidikan dasar, menengah, pendidikan tinggi, dewasa dan usia tua. Selanjutnya, kata Irwan, Gerakan Pramuka pendidikan ekstra kurikuler, karena pendidikannya merupakan pilihan. Tidak ada kewajiban untuk setiap orang dan setiap peserta didik untuk ikut dalam Gerakan Pramuka.

Lokakarya ini dibuka Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof. Dr. Azrul Azwar. Keputusan Presiden Nomor 238 tahun 1961 menetapkan bahwa penyelenggaraan pendidikan kepramukaan bagi kaum muda ditugaskan kepada Gerakan Pramuka. “Keputusan Presiden tersebut belum cukup kuat untuk menopang eksistensi Gerakan Pramuka dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan gejolak dan perkembangan kaum muda saat ini,” katanya. Oleh karena itu, Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka tahun 2003 di Pontianak telah mengamanatkan untuk meningkatkan landasan hukum Gerakan Pramuka dari Keppres nomor 238 tahun 1961 menjadi undang-undang.

Bertolak dari keputusan Munas 2003 dan dalam rangka Revitalisasi Gerakan Pramuka, Kwarnas telah membentuk Kelompok Kerja Rancangan Undang Undang (Pokja RUU) Gerakan Pramuka. Hingga tahun 2008 Pokja RUU telah menghasilkan kosep Naskah Akademik (NA) dan konsep Rancangan Undang Undang Gerakan Pramuka.

Ketua Tim Kerja RUU Gerakan Pramuka Komisi X DPR RI, Cyprianus Aoer mengatakan bahwa Tim Kerja telah melakukan kajian urgansi RUU Tentang Gerakan Pramuka ditinjau dari aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis. Kajian dimulai dari masuknya Gerakan Pramuka pada tahun 1912, masa penjajahan Belanda, masa penjajahan Jepang, masa kemerdekaan sampai sekarang. Reliatanya, Gerakan Pramuka telah menunjukkan sumbangsih untuk bangsa dan Negara sangat berarti.

Dari sisi filosofisnya, tegas Cyprianus bahwa setiap anak bangsa ingin berbakti kepada tanahnya. Berbakti kepada tanah air ini merupakan inti pokok penerapan prinsip dasar kepramukaan yang menjunjung tinggi ketaatan terhadap nilai-nilai luhur. Kemudian dari sudut sosiologis tujuan Gerakan Pramuka sejalan dengan tujuan yang termaktup dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Gerakan Pramuka merupakan institusi social yang mempengaruhi proses sosialisasi dan berfungsi mewariskan kebudayaan masyarakat kepada anak muda.

Secara yuridis tegas Cyprianus, pengakuan lahirnya Gerakan Pramuka secara yuridis melalui Keputusan Presiden No. 238 Tahun 1961, sudah tidak untuk menghadapi tantangan jaman dan era globalisasi khususnya untuk Gerakan Pramuka. Oleh karena itu dipandang perlu untuk memberikan kekuatan hokum terhadap Gerakan Pramuka dan payung hokum ini sangat diperlukan untuk menjaga eksistensi Gerakan Pramuka sejak prakemerdekaan harus dilindungi.

Ditambahkan pula bahwa payung hukum Gerakan Pramuka diperlukan untuk menjamin Gerakan Pramuka bukan organisasi politik dan bukan bagian organisasi politik, untuk tahap menyelenggarakan pendidikan non formal, informal, dan ektrakurikuler bagi anggotanya guna menumbuhkan tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik.

Lokakarya yang diselenggarakan selama sehari di Kompleks Lemdikanas ini bertujuan agar Terinformasikannya konsep Naskah Akademik (NA) dan konsep Rancangan Undang- Undang Gerakan Pramuka kepada para peserta Lokakarya; Diperolehnya masukan dalam rangka penyempurnaan konsep Naskah Akademik dan konsep Rancangan Undang-Undang Gerakan Pramuka; Diperolehnya kesamaan pendapat dan upaya bahwa Undang-Undang Gerakan Pramuka sangat diperlukan sebagai dasar legalitas pembinaan kaum muda khususnya anggota Gerakan Pramuka; Disepakatinya langkah-langkah tindaklanjut. (Humas KN)

karawang – Bekasi

images

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

(1948)
Brawidjaja,
Jilid 7, No 16,
1957

Ayahanda socrates

Socrates

Socrates yang terkenal bijak di masanya suatu hari didatangi seorang pemuda yang ingin menjadi arif seperti Socrates.

“Saya ingin mengetahui segala sesuatu yang bapak ketahui!” seru pemuda tersebut.

“Kalau memang begitu keinginanmu”, kata Socrates, “ayo ikut bapak ke sungai.”

Dengan penuh rasa ingin tahu, pemuda itu mengikuti Socrates menuju sungai yang ada di ujung kota. Sementara mereka duduk di tepi sungai, Socrates berucap,”Coba lihat baik-baik sungai ini, apa yang kamu lihat?”

“Saya tidak melihat apapun”, kata pemuda itu.

“Lihatlah lebih dekat lagi”, kata Socrates.

Ketika pemuda itu mencondongkan dirinya ke arah sungai, tiba-tiba Socrates menjenggut kepala pemuda itu dan memasukkannya ke dalam air sungai. Pemuda itu meronta-ronta, tetapi cengkraman Socrates yang kuat membuat kepalanya tetap terendam. Ketika kira-kira pemuda itu sudah tidak tahan lagi, barulah Socrates menariknya dan membaringkannya di tepi sungai.

Sambil terbatuk-batuk dengan nafas tersenggal, pemuda itu mengomel, “Bapak gila ya? Mau membunuh saya ya?

Ketika kepalamu terbenam tadi, apa yang paling kamu inginkan?” tanya Socrates.

“Ya sudah jelas aku ingin bernafas!” sentak pemuda itu.

“Jangan pernah keliru menganggap kearifan itu mudah didapatkan, anak muda”, kata Socrates.

“Kalau kamu memang bersungguh-sungguh ingin belajar kearifan sebagaimana kamu ingin bernafas barusan, baru cari bapak lagi ya.”

89898943.jpg

*********

:: Kisah di atas diambil dari buku: “7 Kebiasaan Remaja yang Sangat Efektif” Karya Sean Covey. Buku saya dulu ketika ABG…hehehe. Inilah buku pertama saya yang merubah cara pandang saya terhadap hidup.

:: Socrates adalah seorang filosof klasik yang hidup pada tahun 470SM – 339SM di Athens, Yunani.

:: Beberapa petuah dari Socrates:

- Kenalilah dirimu.

- Siapa yang bersyukur dengan yang sedikit dialah yang terkaya, karena bersyukur adalah esensi kekayaan.

- Berbohong tidak saja buruk bagi mereka, tetapi juga meracuni jiwa dengan keburukan.

- Iri hati adalah borok dari jiwa.

- Menikahlah. Jika engkau mendapatkan istri yang baik, engkau akan bahagia; jika engkau mendapatkan yang buruk, engkau akan menjadi seorang filosof.

- Aku tidak mengetahui apapun kecuali fakta akan kebodohanku.

- Jika seorang manusia bangga atas kekayaannya, sepatutnya ia tidak dipuji hingga diketahui bagaimana ia menggunakan kekayaannya.

- Biarkan dia yang ingin merubah dunia, merubah dirinya terlebih dahulu.

- Kearifan sejati hadir pada diri kita masing-masing ketika kita menyadari bahwa betapa kecilnya pemahaman kita mengenai hidup, diri kita, dan dunia di sekeliling kita.

- Hidup yang belum teruji, bukanlah hidup yang bernilai.

- Kebijaksanaan bermula dari keingintahuan.

- Hanya ada satu kebaikan, yaitu ilmu, dan satu keburukan, yaitu kebodohan.

- Dia yang tidak bersyukur dengan apa yang dimilikinya, tidak akan pernah bersyukur dengan apa yang ingin dimilikinya.

- Ingatlah, tidak ada kondisi manusia yang menetap. Sehingga engkau tidak terlalu bergembira dalam kondisi bahagia maupun tidak terlalu bersedih dalam kondisi duka.

- Waktu keberangkatan telah tiba dan kita berjalan masing-masing; Aku mati, dan engkau hidup. Siapakah yang lebih baik? Hanya Tuhan yang mengetahui.

- Berbudi pekerti luhur adalah keindahan dari jiwa.

Rasa Tanggungjawab

salam LUAR BIASA, ! kali nih saya akan mengutip sebuah motivasi dari sang Motivator No.1 Indonesia yaitu Andrie Wongso, jangan sampai salah sebut Andrianto ya…. he… he…

Kenapa tema ini saya angkat karena Rasa Tanggung jawab saat ini lahan-perlahan tapi pasti telah menurun, saya pun melihat dan mengalami, so silahkan membaca dan ngak lupa…

Salam LUAR BIASA!!!.

****

Suatu hari, seorang tenaga marketing di bidang keuangan mengeluh dengan putus asa. “Seumur hidup saya akan merasa bersalah karena telah menyebabkan nasabah rugi besar. Apalagi jika sampai ada yang meninggal karena itu. Aduh rasanya saya mau mati saja,” katanya. Perusahaan tempatnya bekerja ternyata tidak mampu mengembalikan uang nasabah, sesuai perjanjian. Bukan hanya bunga yang tidak dibayar, bahkan pokoknya pun telah menyusut hingga 20 persen karena situasi market yang bergejolak turun.

Hampir setiap kali bicara di telepon, dia menangis ketakutan dikejar rasa bersalah dan memikirkan para nasabah yang pasti membencinya. “Kali ini, habislah saya. Mangkok nasi saya sudah terbalik. Saya trauma mau mencari kerja lagi. Pikiran saya kacau. Kalau ada apa-apa dengan nasabah gara-gara uangnya di sini nggak balik, matilah saya. Huhuhu… Bagaimana ya, Pak? Saya yang bujuk nasabah untuk investasi di sini, tapi sungguh Pak, saya tidak tahu kalau menejemennya amburadul seperti ini. Saya tidak pernah berniat mencelakai siapapun, tapi hari ini, huhuhu… justru orang-orang yang percaya kepada saya yang saya celakai.”

Sambil bercanda, si penerima keluhan menjawab, “Lho, jangan mati dulu dong. Kalau kamu orang yang bisa dipercaya dan bertanggung jawab, justru harus tetap hidup dan menghadapi masalah ini. Tunjukkan bahwa kamu tidak akan lari dan akan membantu menyelesaikannya hingga beres. Jika kamu sudah maksimal membantu, tetapi nasabah tetap tidak puas (karena rugi besar), itu risiko yang harus kamu tanggung. Nggak perlu marah-marah sendiri. Nasabah mau marah dan benci, itu adalah hak mereka. Siapa pun yang dirugikan sebesar itu, boleh marah kok, sangat manusiawi.”

Ia melanjutkan bicaranya. “Mereka belum tentu membenci kamu secara pribadi, tetapi situasi yang tidak nyaman menyebabkan harus ada orang yang bisa dijadikan tempat untuk mereka marah. Ya kamulah orang yang paling tepat buat sasaran. Tetapi sebenarnya, setiap orang harus bertanggung jawab pada keputusannya sendiri! Saat nasabah menandatangi perjanjian, dengan sadar, tidak ada orang yang memaksa dia untuk ikut kamu kan? Jadi, jika kamu udah mengupayakan semaksimalnya, sisanya serahkan pada Yang Di Atas. Itu sudah di luar kendalimu. Jangan percaya kalau ini adalah akhir dunia, alias kiamat. Setiap pekerjaan yang kamu kerjakan dengan hati dan niat baik, pasti ada jalan yang terbuka. Hari ini nasabahmu mungkin sekitar 50 orang. Padahal di luar sana masih ada puluhan orang lain calon nasabah. Nah, ke depan, hati-hati memilih tempat kerja, teliti dulu. Tegakkan kepala dan bersikaplah optimis karena hidup harus berlanjut!”

Teman-teman yang luar biasa,
kita mungkin pernah merugikan orang lain dengan tidak sengaja, hingga orang lain menderita. Tetapi yang paling utama adalah kita sadar secara tulus bahwa kita tidak ada hati secara sengaja untuk merugikan orang lain. Selain itu, kita harus berani bertanggung jawab, membantu, dan menghadapi situasi itu sampai tuntas.

Seorang ilmuwan besar Albert Einstein (1879-1955) mengatakan, “The price of greatness is responsibility” (harga sebuah kebesaran ada di tanggung jawab). Mempunyai rasa tanggung jawab adalah mutiara kehidupan. Dengan rasa tanggung jawab yang besar, kita ambil hikmah dan pelajaran pahit, serta tetap berani berjalan ke depan dengan optimis aktif!

Hari Ter -Enjoy

Hari yang paling asik menurut gue adalah hari minggu kemarin 19 APRIL 2009 coz lepas dari rutinitas gue yang selama ini teratur gu jalanani. Biasanya sih bina adik-adik pramuka penegak di Sma gue dulu, karena besoknya ada unas jadi extra di liburin. Hal yang lain kenapa kemarin ngk enjoy coz pramuka di sma ngk asik lagi,mungkin adik-adik gue lagi pada gila kekuasaan dan cari pacar jadix kayak gt deh, bikin jenuh jadix ( nah tu kan gue jenuh lagi). Hari nih pun jadwal kegiatn gabungan ama pramuka bahaudin terpaksa di batalin, terpaksa pembinax rombak semua kegiatanx, sebenerx aq disuruh datang bantu adik-adiknya dan bolak-balik telepon ke hp gu tapi ngk gu angkat, soryyy deh sobat berikan pada diri ku ini untuk enjoy.

Jadwal hari minggu udah tak rencakan baik-baik dari semalaman, kegiatan pertama gue mau jogging di masjid agung,terus bersih-bersih rumah sampai siang n ngerjakan tugas kuliah deh. Tapi semua kegiatan yang udah tak rancang benar-benar berubah drastis, gue disuruh ibu ikut pengajian generasi muda di sidoarjo. Yang tak tahu setiap pengajian ada hal baru yang di informasikan dan di bagi. Berangkatlah gue am si adik ku yang manis, mau Unas Smp tp masih aja aktivitas luar ngk mau berhenti, niru sapa sih…..

Setelah gue tiba di tempat pengajian rasanya kangen banget ama tempat ini,udah lama sih ngak kesini. Tempat yang gue kunjugi ini adalah sebuah pondok pesantern di pinggiran kota sidoarjo, emang ngk terlalu besar tapi banyak banget yang datang coz yang ikut se-Kab.sidoarjo semua lo… Abis parkir sepeda motor gue menuju ke masjid ama nganterin adik cari temenx tapi depan masjid, coz ada peraturan ngk boleh anak cowok saling berpandangan ama cewek, pada hal mubazir ya…. he… he… just kidding.

Gue melihat depan masjid ada hamparan matras, tu lo buat pertandingan karate atau pencak silat. Wah ada apa lagi nih, abis lhat tu gue menuju panitia buat registrasi, masuk deh ke masjid. Wah ternyata udah mulai…. emang nih gue ama adik berankatx jam 9 an dan ngodain adik “mw ke royal am ngaji kok pke pakaian pesta”. Gue buka deh AL quran coz waktu tuh bahas tentang sebuah kesulitan Rassullah di saat perang bersama kaumnya dan inti yang gue ambil adalah kita harus sabar meskipun banyak tekan dan msalah menimpah. Subnallah…

Bersyukur baget gue hadir di pengajian nih, di saat gue sedang jenuh dan banyak kepentingan di pramuka penegak, gue dapat pencerahan. Rasax cepat banget pembahasan materi Al Q ur’an, semua yang ada di masjid di seluruh keluar ama pihak panitia, wah ada apa ya!!!??. Ternyata lihat atraksi pencak silat, nah tu kan baru tw bwt apa matras di depan td. selagi menuju ke masjid gue ketemu ama temen Sma gue, wah kagen banget ama sobat gue satu nuh, temen seperjungan n temen berbagi lagi, ternyata dia sekarang nih kerja di pabrik farmasi jadi distibuto, oke sobat terusin perjuangan kamu. Udah di depan masjid gue lihat atraksi seni pencak silat yang dinamakan ASAD,rasax jadi inget karate yang memperagakan seni bela diri, ngak jauh bedalah ama pencak silat. Semua kegiatan di depan masjid udah selesai dan kembalilah semua ke dalam masjid. Di dalam masjid udah ada dua Lcd yang menyala dan siap-siap untuk mempresentasikan sesuatu. Dan datang lah beberapa orang, mereka adalah orang-orang dari Polda Jatim yang berkonsentrasi pada bidang urusan narkoba . Dijelasin deh tentang narkoba,,,, uh rasax udah sering materi tentang narkoba, yang belum tu praktek. Ha… ha… jangan sampek deh. Semua kegiatn pengajian telah kelar, ada hal baru yang gue dapet dari isi materi tentang narkoba meskipun udah sering sih. Rasax capek banget tapi yang pasti gue puas banget dan ngak jenuh tentunya.

Rutinitas bagi ku adalah semua musuh, buat semua kegiatan baru agar dapat menambah pegalaman dan kawan, ada banyak hal yang positif yang harus kita kerjakan. Ngapain pusing – pusing kamu harus ngurusin hal yang ngak bisa buat kamu berkembang (bukan pramuka), ngapaian kita harus membuat masalah demi sebuah kekuasaan yang ngk jelas mw membawa kemana kita dan mengangap diri kita yang paling hebat pada hal ngk. Ayo bung kamu masih muda gentel dong. Berikan waktu pada dirimu untuk memahami diri kamu sendiri. Meskipun kamu punya masalah, di musuhin orang, kamu harus yakin tuh demi kebaikan bersama. Seperti ulasan Al Quran di atas kita harus sabar dan Lah tahzan….